LOKASI SDN WATESPROJO

LOKASI SDN WATESPROJO

 Watesprojo adalah salah satu desa di wilayah kecamatan Kemlagi yang secara geografis terletak di bagian ujung barat wilayah kabupaten Mojokerto dengan batas wilayah Desa Kedungbogo kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang di sebelah utara, sungai Brantas di sebalah selatan, Desa Betro kecamatan Kemlagi di sebelah timur, dan Desa Keboan Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang disebelah barat. Menurut data statistik yang bersumber dari pemerintahan desa, Wayesprojo terdiri dari 2  dusun yaitu dusun Watespinggir dan dusun Kedungbulus dengan luas wilayah ± 717,83 km2. Adapun jumlah populasi penduduknya 1.423 pada tahun 2024 serta 452 Kepala Keluarga dengan kepadatan penduduknya 1.822,89/km. Di sisi utara sekolah terdapat Kantor Balai Desa Watesprojo, sedangkan di sisi selatan terdapat lahan persawan warga. Sebelah barat didominasi oleh area persawahan, sedangan sebelah timur terdapat jalan kampung

Secara geografis daerah SDN Watesprojo cukup subur, banyak sumber air, banyak kegiatan pertanian, peternakan, perkebunan dan pembuatan batu bata yang kualitasnya cukup bagus. Watesprojo merupakan desa agraris karena sebagian besar wilayahnya berupa tanah persawahan dengan irigasi yang berasal dari aliran sungai Brantas sehingga mata pencaharian penduduk erjasam besar adalah petani dan buruh penggarap sawah. Suasana di SDN Watesprojo bisa dikatakan cukup sejuk, hal itu karena halaman sekolah SDN Watesprojo ditumbuhi oleh beberapa jenis pohon, bunga-bunga.

Masyarakat desa Watesprojo merupakan masyarakat yang religius ini dibuktikan dengan keberadaan pesantren yang sedikit banyak sangat membantu masyarakat sekitar dalam mensyiarkan kegiatan-kegiatan keagamaan ditambah dengan seluruh penduduknya yang beragam Islam sehingga kegiatan-kegiatan yang bernuansa islami sangat kental terasa, baik kegiatan-kegiatan rutin harian maupun kegiatan-kegiatan perayaan Hari Besar Islam.

Selain itu, masyarakat desa Watesprojo termasuk masyarakat yang sangat suka menolong dan bergotong royong ini dibuktikan dengan keberadaan pembangunan dan pengembangan prasana terutama di SDN Watesprojo yang sebagian besar di topang oleh pendanaan yang bersumber dari warga masyarakat.

SDN Watesprojo berada di lingkungan budaya Jawa modern. Sehingga masih memiliki rasa persaudaraan dan persekutuan yang tinggi , toleransi yang cukup baik.  Saling bantu mambantu, tolong menolong, membiasakan budaya displin waktu, tertib ibadah, 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) dan kepedulian sosial pada seluruh warga sekolah.

Kebijakan Kabupaten Mojokerto terkait dengan Pendidikan adalah usaha dan upaya pemerintah menjaga dan melindungi lingkungan. Oleh karenanya sekolah melaksanakan program sekolah hijau (green school). Pemerintah daerah juga mememiliki program perlindungan anak, oleh karenanya SDN Watesprojo juga ditunjuk sebagai sekolah ramah anak. Pemerintah juga melaksanakan Gerakan anti narkoba melalui BNN dan polres Mojokerto. Oleh karenanya sekolah ditunjuk sebagai sekolah anti narkoba. Salah satu upaya yang dilakukan adalah guru SDN Watesprojo menjalin MOU dengan Polsek Kemlagi dalam membina siswa untuk menjauhi narkoba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akreditasi SDN Watesprojo Tahun 2016: Komitmen Menuju Mutu Pendidikan Yang Lebih Baik